Sadarlah Generasi Milenial
Perubahan zaman "era milenial"
Di era modern seperti sekarang ini, tentunya hampir semua orang telah mengikuti perkembangannya. Baik itu perkembangan teknologi informasi, pengetahuan, budaya, life style, dll. Namun, terlepas dari semua itu perlu diketahui bahwa budaya dan life style generasi milenial saat ini secara tidak disadari ada yang mengarah pada hal negatif. Hal-hal yang tidak bermanfaat untuk dilakukan telah menjadi kebiasaan yang sangat bersahabat dengan diri mereka. Selain itu, nilai-nilai sosial dan moral sedikit demi sedikit terkikis oleh ke egoisan diri dan sikap Individualisme yang timbul pada diri generasi milenial.
Salah satunya ditimbulkan karena sosial media yang disalah gunakan. Seringkali bahkan hampir setiap saat, mereka selalu membuka sosmed hanya untuk melihat jumlah like, followers, dan yang lebih parah adalah mengenai berita hoax. Salah tangkap dan selalu berpikir pendek mengenai berita itu lalu memutuskan begitu saja bahwa itu benar dan akhirnya nanti menimbulkan dampak negatif bagi dirinya dan orang lain. Coba kalian pikirkan kembali, sebenarnya saat ini kita harus sangat berhati-hati dalam bertindak karena hal-hal sepele itu akan menjerumuskan kita ke dalam kerusakan. Baik kerusakan hati, pikiran, maupun fisik secara tidak langsung. Berita hoax itu merusak pikiran, membodohi masyarakat. Jadi pintarlah menangkap informasi-informasi yang tidak penting. Bahkan lebih parahnya hoax juga dijadikan ajang dalam isu-isu menjelang pemilu. Semua itu sangat membodohi masyarakat. Sebagai generasi milenial yang jenius tentunya kita harus pintar menanggapi hal tersebut dan mencoba untuk memberikan informasi yang baik.
Kemudian mengenai teknologi yang semakin canggih. Seperti handphone, tak menutup kemungkinan hampir sebagian besar generasi milenial menggunakannya, anak kecil pun sekarang juga sudah memilikinya. Memang benar ada baiknya mengenalkan teknologi informasi mulai dari usia dini agar dikemudian hari bisa menggunakannya dengan baik dan benar. Namun, terlepas dari semua itu ada buruknya juga bagi generasi milenial saat ini. Mulai dari ketergantungan dengan handphone, membuat mereka tidak peduli lagi dengan lingkungannya. Menjadi egois dan individualis, misalnya saja saat berkumpul dengan teman-teman. Dulu sebelum teknologi merajalela, berkumpul merupakan hal yang sangat menyenangkan karena bisa berbagi cerita dan bercanda tawa bersama. Sekarang? Berkumpul memang masih ada, namun konteksnya sudah berbeda. Asik memainkan handphone sendiri-sendiri dan kebersamaan yang riang berganti menjadi kebersamaan yang sunyi. Ada lagi, saat terjadi kecelakaan atau kebakaran. Seharusnya yang dilakukan pertama kali adalah ikut membantu, namun tidak di era sekarang. Mereka justru malah menyiapkan handphone lalu memfoto dan meng-upload di sosial media masing-masing. Sungguh miris melihat perilaku seperti itu, dimana rasa kemanusiaan anda?. Oleh karena itu, marilah kita bijak dalam menggunakan teknologi agar kita bisa mendapatkan manfaatnya bukan mendapat buruknya.
Satu hal lagi yang menjadi masalah pada diri generasi milenial saat ini, yaitu mengenai moral dan sosial. Kecenderungan karena pengaruh budaya barat yang berkembang, mereka menjadi kurang respect dan toleransi terhadap orang lain. Ingatlah kita ini makhluk sosial, yang mana dalam hidup ini pasti memerlukan bantuan orang lain. Kita tidak bisa hidup sendiri, jadi tolong tingkatkan toleransi dam kepekaan sosial kepada siapapun dan dimana pun. Sehingga kita akan selalu nyaman dan tenang menjalani hidup ini.
Dari artikel yang saya tulis kali ini, saya mengajak diri saya dan teman-teman yang telah membaca untuk benar-benar membentengi diri dari hal-hal negatif yang berkembang di era modern ini, bijaklah dalam memanfaatkan teknologi, dan harus meningkatkan toleransi serta kepekaan sosial kepada siapapun dan dimana pun. Kita harus selalu fokus, fokus pada tujuan hidup dan mulai meningkatkan skill dan hobby agar bisa menjadi generasi milenial yang cerdas dan membanggakan.
Sekian dan terimakasih✌
Salah satunya ditimbulkan karena sosial media yang disalah gunakan. Seringkali bahkan hampir setiap saat, mereka selalu membuka sosmed hanya untuk melihat jumlah like, followers, dan yang lebih parah adalah mengenai berita hoax. Salah tangkap dan selalu berpikir pendek mengenai berita itu lalu memutuskan begitu saja bahwa itu benar dan akhirnya nanti menimbulkan dampak negatif bagi dirinya dan orang lain. Coba kalian pikirkan kembali, sebenarnya saat ini kita harus sangat berhati-hati dalam bertindak karena hal-hal sepele itu akan menjerumuskan kita ke dalam kerusakan. Baik kerusakan hati, pikiran, maupun fisik secara tidak langsung. Berita hoax itu merusak pikiran, membodohi masyarakat. Jadi pintarlah menangkap informasi-informasi yang tidak penting. Bahkan lebih parahnya hoax juga dijadikan ajang dalam isu-isu menjelang pemilu. Semua itu sangat membodohi masyarakat. Sebagai generasi milenial yang jenius tentunya kita harus pintar menanggapi hal tersebut dan mencoba untuk memberikan informasi yang baik.
Kemudian mengenai teknologi yang semakin canggih. Seperti handphone, tak menutup kemungkinan hampir sebagian besar generasi milenial menggunakannya, anak kecil pun sekarang juga sudah memilikinya. Memang benar ada baiknya mengenalkan teknologi informasi mulai dari usia dini agar dikemudian hari bisa menggunakannya dengan baik dan benar. Namun, terlepas dari semua itu ada buruknya juga bagi generasi milenial saat ini. Mulai dari ketergantungan dengan handphone, membuat mereka tidak peduli lagi dengan lingkungannya. Menjadi egois dan individualis, misalnya saja saat berkumpul dengan teman-teman. Dulu sebelum teknologi merajalela, berkumpul merupakan hal yang sangat menyenangkan karena bisa berbagi cerita dan bercanda tawa bersama. Sekarang? Berkumpul memang masih ada, namun konteksnya sudah berbeda. Asik memainkan handphone sendiri-sendiri dan kebersamaan yang riang berganti menjadi kebersamaan yang sunyi. Ada lagi, saat terjadi kecelakaan atau kebakaran. Seharusnya yang dilakukan pertama kali adalah ikut membantu, namun tidak di era sekarang. Mereka justru malah menyiapkan handphone lalu memfoto dan meng-upload di sosial media masing-masing. Sungguh miris melihat perilaku seperti itu, dimana rasa kemanusiaan anda?. Oleh karena itu, marilah kita bijak dalam menggunakan teknologi agar kita bisa mendapatkan manfaatnya bukan mendapat buruknya.
Satu hal lagi yang menjadi masalah pada diri generasi milenial saat ini, yaitu mengenai moral dan sosial. Kecenderungan karena pengaruh budaya barat yang berkembang, mereka menjadi kurang respect dan toleransi terhadap orang lain. Ingatlah kita ini makhluk sosial, yang mana dalam hidup ini pasti memerlukan bantuan orang lain. Kita tidak bisa hidup sendiri, jadi tolong tingkatkan toleransi dam kepekaan sosial kepada siapapun dan dimana pun. Sehingga kita akan selalu nyaman dan tenang menjalani hidup ini.
Dari artikel yang saya tulis kali ini, saya mengajak diri saya dan teman-teman yang telah membaca untuk benar-benar membentengi diri dari hal-hal negatif yang berkembang di era modern ini, bijaklah dalam memanfaatkan teknologi, dan harus meningkatkan toleransi serta kepekaan sosial kepada siapapun dan dimana pun. Kita harus selalu fokus, fokus pada tujuan hidup dan mulai meningkatkan skill dan hobby agar bisa menjadi generasi milenial yang cerdas dan membanggakan.
Sekian dan terimakasih✌

Komentar
Posting Komentar