Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2018

Contoh Story Telling

Gambar
                      THE CRYING STONE    Once upon a time, in Kalimantan there lived a mother and her daughter. The daughter named is Lisa Yadomaru, she was a beautiful girl. However, she had a bad personality. She was an arrogant and lazy girl. She never helped her mother to do the housework.     One day, Lisa and her mother wanted to buy something in the market. The market was really far away from their house, so they had to walk miles away.     Lisa walked in front of her mother. She wore a beautiful dress. Meanwhile, her mother walked behind her. Her dress was dirty and ugly. No one expected that the two people were a mother and a daughter.     Along the journey, people were impressed with Lisa’s beauty. However, they wondered who the old woman walking behind her was her mother. The one of them asked Lisa, “Hey beautiful girl, is that your mother who is walking behind you?” ...

Puisi Untuk Seorang Sahabat

Gambar
                           Sahabat sejati Sahabat sejatiku Janganlah kau lupakan aku Walaupun langkahmu menjauh dariku Aku kan coba mengerti itu Sahabat sejatiku Walaupun kita tidak bisa selamanya bersatu Kan ku kenang dalam kalbu Semua kenangan dan juga wajahmu Sahabat sejati Tak pernah ingkar janji Walau apapun yang terjadi Semoga kau kan tetap dihati Untuk kalian sahabatku... Mungkin dulu kita sering bersama-sama dalam canda dan tawa. Semua terasa seperti keluarga sendiri dan banyak kenangan yang terukir saat itu.Namun, kini semua telah fokus dengan kesibukan masing-masing... Aku hanya ingin kalian tetap mengingat sahabat lamamu selamanya.  Walau apapun yang terjadi kita tetaplah seorang sahabat... Kenangan terindah yang pernah kita lakukan bersama-sama tak akan bisa terulang kembali. Jadi, tolong simpanlah memori itu dengan baik...  Suatu saat pasti kau kan merindukannya kawan....

Cerpen "SENYUM PANTANG MENYERAH"

Gambar
                   Senyum Pantang Menyerah  Di suatu desa, ada sebuah rumah yang tidak seperti rumah biasanya. Di sana hiduplah sebuah keluarga yang apa adanya. Keluarga itu terdiri dari 4 anggota, yaitu ibu,2 orang anak, dan seorang nenek. Bu Yamah adalah seorang single parent, meski ia ditinggalkan oleh suaminya, ia tetap bekerja keras menghidupi keluarganya. Nova dan Vira adalah anak Bu Yamah, meski dalam keadaan ekonomi tidak mampu mereka tetap bersekolah. Beban yang ditanggung Bu Yamah semakin berat, karena ibunya Bu Jumi yang lumpuh dan sakit-sakitan. Tetapi Bu Yamah pantang menyerah, ia hanya memiliki 1 cita-cita yakni menyekolahkan kedua anaknya setinggi mungkin agar nasib mereka tidak sama dengan dirinya. Sungguh cita-cita yang mulia. Pada suatu hari, Nova dan Vira berangkat sekolah. Seragam yang mereka kenakan sudah kumal, tetapi mereka tidak malu memakainya. “Bu, Nova dan Vira berangkat dulu ya!”, kata Nova berpa...